Prosedur

Tahapan Prosedur Aborsi

Prosedur aborsi di klinik aborsi medis kami dilakukan secara aman, legal, dan sesuai standar medis.
Pasien akan menjalani pemeriksaan awal dan USG untuk memastikan kondisi rahim dan usia kehamilan. Setelah itu, dokter kandungan akan menentukan metode yang paling sesuai, seperti Vakum Aspirasi atau Kuretase.

Tindakan dilakukan dengan alat steril dan anestesi agar pasien tidak merasakan nyeri. Prosesnya berlangsung singkat, sekitar 10–30 menit, di ruang tindakan yang nyaman dan terjaga privasinya. Setelah selesai, pasien akan diobservasi dan diberikan perawatan serta panduan pemulihan oleh dokter.

Konsultasi dan Pemeriksaan Awal

Tahap pertama dimulai dengan konsultasi langsung bersama dokter kandungan. Dokter akan mendengarkan keluhan pasien, menjelaskan pilihan metode aborsi yang sesuai, serta memastikan kondisi kesehatan pasien melalui pemeriksaan fisik dan USG. Pemeriksaan ini penting untuk menentukan usia kehamilan dan metode tindakan yang paling aman.

Pemilihan Metode Aborsi

Setelah hasil pemeriksaan diketahui, dokter akan menentukan metode yang sesuai: Vakum Aspirasi untuk usia kehamilan hingga 12 minggu. Kuretase (D&C) untuk usia kehamilan di atas 12 minggu. Setiap metode dilakukan dengan alat modern, prosedur steril, dan pengawasan ketat dokter spesialis.

Pemberian Anestesi (Bius)

Sebelum tindakan dimulai, pasien akan diberikan anestesi lokal atau total sesuai kebutuhan agar tidak merasakan nyeri selama proses berlangsung. Dokter akan memastikan pasien dalam kondisi nyaman dan rileks sebelum memulai prosedur.

Proses Tindakan Medis

Proses aborsi dilakukan di ruang tindakan steril menggunakan alat khusus. Pada metode Vakum Aspirasi, jaringan kehamilan dikeluarkan dengan alat hisap lembut (vakum). Pada metode Kuretase, dokter menggunakan alat kuret untuk membersihkan rahim hingga tuntas. Prosedur ini berlangsung sekitar 10–30 menit tergantung kondisi pasien.

Setelah tindakan selesai, pasien akan diobservasi selama beberapa jam di ruang pemulihan. Tim medis akan memantau tekanan darah, kondisi rahim, dan memastikan tidak ada perdarahan berlebihan. Jika kondisi stabil, pasien dapat pulang di hari yang sama dengan panduan perawatan dari dokter.

Observasi dan Pemulihan

Dokter akan memberikan obat, vitamin, serta panduan perawatan pasca-aborsi agar pemulihan berjalan lancar. Pasien juga disarankan untuk datang kembali kontrol setelah 7–10 hari untuk memastikan rahim sudah bersih dan kondisi tubuh kembali normal.

Perawatan dan Kontrol Pasca-Tindakan

Scroll to Top